Satu ia... berdawai simfoni kemesraan bak cakrawala kelabu
Dua nya... tusukan kesetiaan tak berpijar kelam nan hitam
Tiga kan... redup buatkan keganjilan ratapan kusam berliku tajam
Empat Mem... pesonakan keasrian molek lekukan tak bersudut yang langsat tiada bercak
Lima ku... sundutkan pikiran logis dalam jamban tak berujung hingga habis
Karena semua omong kosong
Jumat, 28 Mei 2010
Eross.. Agape..
Eross.. cinta semu.. tak menetap.. fisik..
Sementara dan tak abadi..
Mempermainkan akal sehat melalui sepasang lensa..
Carut marut serta trombang ambing..
Tatanan kata-kata busuk, tetapi terangkai indah bagai bunga tulip yang terkekang..
Berdawai teralun yang jika tercerai menjadi absurd dan tak ada pondasi..
Runtuh dengan sendirinya.. Bak menara babel, menjulang ke awan, menembus kosmik angkasa..
Tersentak getaran kan terberai.. Tak agape..
Nan tulus.. Nan suci..
Terukir bagai karang keabadian..
Terbasuh ombak tak gentar..
Tersambar petir tak guncang..
Nyanyian seekor induk induk kucing yang terngiang-ngiang di telinga anaknya..
Damai..
Dan berdawai tak dapat terganggu..
Analogi yang hanya dapat dibandingkan dengan tiada yang terbagi dengan apapun..
Sementara dan tak abadi..
Mempermainkan akal sehat melalui sepasang lensa..
Carut marut serta trombang ambing..
Tatanan kata-kata busuk, tetapi terangkai indah bagai bunga tulip yang terkekang..
Berdawai teralun yang jika tercerai menjadi absurd dan tak ada pondasi..
Runtuh dengan sendirinya.. Bak menara babel, menjulang ke awan, menembus kosmik angkasa..
Tersentak getaran kan terberai.. Tak agape..
Nan tulus.. Nan suci..
Terukir bagai karang keabadian..
Terbasuh ombak tak gentar..
Tersambar petir tak guncang..
Nyanyian seekor induk induk kucing yang terngiang-ngiang di telinga anaknya..
Damai..
Dan berdawai tak dapat terganggu..
Analogi yang hanya dapat dibandingkan dengan tiada yang terbagi dengan apapun..
Selasa, 18 Mei 2010
CHALLANGER
Dari 43.000 pelamar, kemudian menjadi 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi , latihan ketangkasan, percobaan mabuk udara.
Siapakah di antara kami yg bisa melewati ujian akhir ini?
Tuhan, biarlah diriku yg terpilih, begitu aku berdoa.
Lalu tibalah berita yg menghancurkan itu. NASA memilih Christina McAufliffe. Aku kalah.
Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi.
Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku.
Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku? Bagian diriku yg mana yg kurang? Mengapa aku diperlakukan kejam?
Aku berpaling pd Ayahku. Katanya, “Semua terjadi karena suatu alasan.”
Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman2 untuk
melihat peluncuran Challanger.
Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali.
TUHAN, Sebenarnya aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu.
Kenapa bukan aku?
73 detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan
menewaskan semua penumpang.
Aku teringat kata2 ayahku,”Semua terjadi karena suatu alasan.”
Aku tidak terpilih dlm penerbangan itu, walaupun Aku sangat
menginginkannya karena TUHAN memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang.
Aku MENANG karena aku telah KALAH..
Ternyata, TUHAN mengabulkan doa kita dg 3 cara :
1. Apabila TUHAN mengatakan YA; maka kita akan MENDAPATKAN APA YG KITA MINTA,
2. Apabila TUHAN mengatakan TIDAK; maka kita akan mendptkan yg LEBIH BAIK,
3. Apabila TUHAN mengatakan TUNGGU; maka kita akan mendptkan yg TERBAIK sesuai dengan kehendak-NYA.
TUHAN tdk pernah terlambat, DIA jg tdk ter-gesa-gesa. DIA selalu tepat waktu.
Aku, Frank Slazak, masih hidup
Siapakah di antara kami yg bisa melewati ujian akhir ini?
Tuhan, biarlah diriku yg terpilih, begitu aku berdoa.
Lalu tibalah berita yg menghancurkan itu. NASA memilih Christina McAufliffe. Aku kalah.
Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi.
Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku.
Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku? Bagian diriku yg mana yg kurang? Mengapa aku diperlakukan kejam?
Aku berpaling pd Ayahku. Katanya, “Semua terjadi karena suatu alasan.”
Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman2 untuk
melihat peluncuran Challanger.
Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali.
TUHAN, Sebenarnya aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu.
Kenapa bukan aku?
73 detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan
menewaskan semua penumpang.
Aku teringat kata2 ayahku,”Semua terjadi karena suatu alasan.”
Aku tidak terpilih dlm penerbangan itu, walaupun Aku sangat
menginginkannya karena TUHAN memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang.
Aku MENANG karena aku telah KALAH..
Ternyata, TUHAN mengabulkan doa kita dg 3 cara :
1. Apabila TUHAN mengatakan YA; maka kita akan MENDAPATKAN APA YG KITA MINTA,
2. Apabila TUHAN mengatakan TIDAK; maka kita akan mendptkan yg LEBIH BAIK,
3. Apabila TUHAN mengatakan TUNGGU; maka kita akan mendptkan yg TERBAIK sesuai dengan kehendak-NYA.
TUHAN tdk pernah terlambat, DIA jg tdk ter-gesa-gesa. DIA selalu tepat waktu.
Aku, Frank Slazak, masih hidup
Selasa, 11 Mei 2010
YOU’RE ONLY YOUNG ONCE
"You're only young once, but you can be immature forever."
- Larry Andersen
"If you're gonna screw up, do it while you're young. Older you get, the harder it is to bounce back."
- Winston Groom
"Growing old is mandatory; growing up is optional."
- Unknown
"The day the child realizes that all adults are imperfect, he becomes an adolescent; the day he forgives them, he becomes an adult; the day he forgives himself, he becomes wise."
- Alden Nowlan
"We grow neither better nor worse as we get old, but more like ourselves."
- May Lamberton Becker
"I cant go back to yesterday, because I was a different person then."
- Lewis Carroll
"Teenagers are people who act like babies if they're not treated like adults."
- MAD Magazine
"As I grow older, I pay less attention to what men say. I just watch what they do."
- Andrew Carnegie
"Don't go through life, grow through life."
- Guy Finley
"Wrinkles should merely indicate where smiles have been."
- Mark Twain
"Life has a tendency to obfuscate and bewilder, Such as fating us to spend the first part of our lives being embarrassed by our parents and the last part being embarrassed by our children."
- Ogden Nash
"When I grow up I want to be a little boy."
- Joseph Heller
"Get this in mind early: We never grow up."
- Richard Bach
"I was wise enough to never grow up while fooling most people into believing I had."
- Margaret Mead
"When they tell you to grow up, they mean stop growing."
- Tom Robbins
"Age is an issue of mind over matter. If you don't mind, it doesn't matter."
- Mark Twain
"We've had bad luck with children; they've all grown up."
- Christopher Morley
(From ‘Joke of The Day’)
- Larry Andersen
"If you're gonna screw up, do it while you're young. Older you get, the harder it is to bounce back."
- Winston Groom
"Growing old is mandatory; growing up is optional."
- Unknown
"The day the child realizes that all adults are imperfect, he becomes an adolescent; the day he forgives them, he becomes an adult; the day he forgives himself, he becomes wise."
- Alden Nowlan
"We grow neither better nor worse as we get old, but more like ourselves."
- May Lamberton Becker
"I cant go back to yesterday, because I was a different person then."
- Lewis Carroll
"Teenagers are people who act like babies if they're not treated like adults."
- MAD Magazine
"As I grow older, I pay less attention to what men say. I just watch what they do."
- Andrew Carnegie
"Don't go through life, grow through life."
- Guy Finley
"Wrinkles should merely indicate where smiles have been."
- Mark Twain
"Life has a tendency to obfuscate and bewilder, Such as fating us to spend the first part of our lives being embarrassed by our parents and the last part being embarrassed by our children."
- Ogden Nash
"When I grow up I want to be a little boy."
- Joseph Heller
"Get this in mind early: We never grow up."
- Richard Bach
"I was wise enough to never grow up while fooling most people into believing I had."
- Margaret Mead
"When they tell you to grow up, they mean stop growing."
- Tom Robbins
"Age is an issue of mind over matter. If you don't mind, it doesn't matter."
- Mark Twain
"We've had bad luck with children; they've all grown up."
- Christopher Morley
(From ‘Joke of The Day’)
Minggu, 09 Mei 2010
Definisi Ekstensi
Cinta..
..Buta tapi tetap memperhitungkan arah
Tertuju pada satu
..Suci tak peduli pada rasionalitas
mencabik logika
..Semu namun tampak jelas terukir indah
dalam relung batin seseorang
Bagai refleksi batin
Pusaka bagi sang pemuja
Kehidupan pada insan
Noda pada jiwa
Jika cinta mudah dimengerti
..Apalah arti bagi kegalauan hati
Kesunyian jiwa
Elegi dalam simphoni
Keresahan diri ini
Tak pernah memberi jawaban bagi kekosongan
Tetapi memberi pertanyaan pada keberadaan
Cinta..
Sebuah diversi dari adanya rasa
Eksistensi dari ketidakberdayaan jiwa
Tak ada ruang bagi segala rasa
Yang terbaik belumlah tentu yang terindah.. yang terindah belumlah tentu yang terbaik
Jika rasionalisme ada
Menutup rasa
Menyelimuti Kasih
Menyibak asa
Apalah arti dari eksakta dalam kehidupan fana..
Tak ada arti bagi logika dalam kesanggupan
Hanya potret semu bagi perputaran fiksi
Hanya ada persepsi.. Pribadi.. dan Spontanitas
Semua menjadi prolog rasa itu..
Menunggu selanya untuk terungkap
Menggali rasa untuk tersibak
Menyatu dalam jiwa demi menumbuhkan eksistensi
Bukan untuku atau untuknya
Tapi untukku..
Karena ku akan rela demimu
..Buta tapi tetap memperhitungkan arah
Tertuju pada satu
..Suci tak peduli pada rasionalitas
mencabik logika
..Semu namun tampak jelas terukir indah
dalam relung batin seseorang
Bagai refleksi batin
Pusaka bagi sang pemuja
Kehidupan pada insan
Noda pada jiwa
Jika cinta mudah dimengerti
..Apalah arti bagi kegalauan hati
Kesunyian jiwa
Elegi dalam simphoni
Keresahan diri ini
Tak pernah memberi jawaban bagi kekosongan
Tetapi memberi pertanyaan pada keberadaan
Cinta..
Sebuah diversi dari adanya rasa
Eksistensi dari ketidakberdayaan jiwa
Tak ada ruang bagi segala rasa
Yang terbaik belumlah tentu yang terindah.. yang terindah belumlah tentu yang terbaik
Jika rasionalisme ada
Menutup rasa
Menyelimuti Kasih
Menyibak asa
Apalah arti dari eksakta dalam kehidupan fana..
Tak ada arti bagi logika dalam kesanggupan
Hanya potret semu bagi perputaran fiksi
Hanya ada persepsi.. Pribadi.. dan Spontanitas
Semua menjadi prolog rasa itu..
Menunggu selanya untuk terungkap
Menggali rasa untuk tersibak
Menyatu dalam jiwa demi menumbuhkan eksistensi
Bukan untuku atau untuknya
Tapi untukku..
Karena ku akan rela demimu
Kamis, 06 Mei 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
